March 13, 2020
Pine Mendukung Fungsi dan Variable Bawaan Baru untuk Indikator – Indikator Populer

Pada hari ini, kami menambahkan 17 fungsi dan variabel baru ke bahasa Pine skrip kami, termasuk Indeks Arus Uang / Money Flow Index, Tren Harga-Volume / Price-Volume Trend, dan lain-lain. Jika anda belum mencoba untuk mengeksplorasi Pine, Anda dapat memulainya disini. Kami harap anda telah familiar dengan Pine dan menyukai tambahan baru ini. 

VARIABEL BARU:

Iii (Indeks Intensitas Intrahari – Intraday Intensity Index) adalah sebuah indikator teknikal berbasis volume yang mengintegrasikan volume dengan harga dari sebuah simbol. Ini dapat digunakan untuk mengikuti bagaimana harga tertinggi dan terendah bergerak bersama volume dibandingkan dengan harga penutupan hari sebelumnya.

Wvad (Indikator Williams Variable Accumulation/Distribution) adalah total volume berjalan yang menampilkan momentum bagi sebuah simbol didalam suatu periode.

Wad (Akumulasi/Distribusi Williams / Williams Accumulation/Distribution) mengukur tekanan positif dan negatif dari pasar. Ini seluruhnya berdasarkan akan data harga dan accumulation/distribution mewakili jumlah dari pergerakan harga yang positif (accumulation) serta negatif (distribution).

Obv (Volume Keseimbangan/On-balance volume, OBV) adalah sebuah indikator momentum trading teknikal yang menggunakan arus volume untuk memprediksikan perubahan dalam harga.

Pvt (Tren Harga-Volume/Price-Volume Trend) adalah sebuah indikator yang membantu untuk menentukan arah dari harga serta kekuatan dari perubahan harganya.

Nvi (Indeks Volume Negatif/Negative Volume Index) adalah sebuah garis indikasi teknikal yang mengintegrasikan volume dan harga secara grafis untuk menampilkan bagaimana pergerakan harga terpengaruh oleh hari-hari dengan volume turun.

Pvi (Indeks Volume Positif/Positive Volume Index) adalah sebuah indikator yang digunakan dalam analisis teknikal yang memberikan sinyal untuk perubahan harga berdasarkan peningkatan positif pada volume trading..

FUNGSI-FUNGSI BARU:

Cmo (Osilator Momentum Chande/Chande Momentum Oscillator) menghitung perbedaan antara jumlah keuntungan saat ini dan jumlah kerugian baru-baru ini kemudian membagi hasilnya dengan jumlah dari semua pergerakan harga selama periode yang sama.

Mfi (Indeks Arus Uang/Money Flow Index) adalah sebuah osilator teknis yang menggunakan harga dan volume untuk mengidentifikasi kondisi overbought atau oversold dalam suatu aset. Ini juga dapat digunakan untuk menemukan divergensi, yang dapat memperingatkan adanya perubahan tren harga.

Bb (Ikat Bollinger/Bollinger Bands) adalah sebuah alat analisis yang disusun oleh sejumlah garis yang memplot dua standar deviasi (positif dan negatif) dari sebuah rata-rata pergerakan sederhana / simple moving average (SMA) dari harga. Meski demikian, ini dapat disesuaikan menurut kebutuhan.

Bbw (Lebar Ikat Bollinger/Bollinger Bands Width) adalah sebuah indikator analisis teknikal yang dikembangkan dari indikator Ikat Bollinger / Bollinger Bands. Bollinger Bands Width memberi cara untuk mengukur lebar antara Ikat Atas dan Bawah secara kuantitatif. Ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi sinyal trading pada kasus-kasus tertentu.

Kc (Kanal Keltner/Keltner Channel) adalah indikator teknikal berbasis volatilitas yang terdiri dari tiga garis yang berbeda. Garis tengahnya adalah sebuah rata-rata pergerakan eksponensial / exponential moving average (EMA) dari harga. Garis tambahan diletakkan diatas dan dibawah dari EMA. Garis atasnya umumnya diatur dua kali Rentang Rata-Rata Sebenarnya / Average True Range (ATR) diatas EMA, dan garis bawahnya umumnya diatur dengan jarak yang sama dibawah EMA. Ikat ini mengembang dan menyempit seiring dengan perubahan dari volatilitas terjadi (diukur oleh ATR).

Kcw (Lebar Kanal Keltner/Keltner Channels Width) mengkalkulasi perbedaan antara garis atas dan bawah dari Kanal Keltner / Keltner Channels lines.

Dmi (DMI/ADX) terdiri dari tiga indikator yang mengukur kekuatan dan arah tren. Indeks Arah Pergerakan/Direction Movement Index (DMI) terdiri dari tiga garis: ADX (garis hitam), DI + (garis hijau) dan DI- (garis merah). Garis Indeks Arah Rata-Rata/Average Directional Index (ADX) menunjukkan kekuatan tren. Semakin tinggi nilai ADX, semakin kuat trennya. Indikator Arah Plus (DI +) dan Indikator Arah Minus (DI-) menunjukkan arah harga saat ini. Ketika DI+ di atas DI-, momentum harga saat ini naik. Ketika DI- berada di atas DI+, momentum harga saat ini sedang turun. 

Wpr (Williams % R) adalah sebuah tipe dari indikator momentum yang bergerak diantara 0 dan -100. Ini mengukur level overbought dan oversold. Williams % R dapat digunakan untuk menemukan titik-titik entri dan keluar didalam pasar.

Hma (Rata-Rata Pergerakan Hull/Hull Moving Average) lebih menekankan ke harga terbaru dibandingkan yang lebih lama, menghasilkan rata-rata pergerakan yang cepat, namun mulus, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren pasar yang berlaku. Ini juga dapat digunakan sebagai sinyal entri dan keluar. Indikator ini sebagian besar digunakan oleh pedagang swing dan jangka panjang yang dikombinasikan dengan sinyal lain dan analisis teknikal.

Supertrend (SuperTrend) adalah indikator yang mengikuti tren. Indikator ini di-overlay pada chart harga dan arah panah menunjukkan tren saat ini. Indikator ini tidak memprediksi arah, namun lebih berperan untuk membantu anda untuk memulai posisi dan menyarankan agar anda tetap berada di posisi sampai tren berakhir.

The fastest way to follow markets

Launch Chart