Johanes
Long

INVESTASI RUPIAH TERHADAP SGD DAN USD SEKITAR 15 %/TAHUN

FX_IDC:SGDIDR   SINGAPORE DOLLAR / INDONESIAN RUPIAH
KEUNTUNGAN MANAJEMEN INVESTASI RUPIAH DALAM REKENING YANG SAMA TERHADAP MATA UANG ASING BERKISAR 10 – 15 % DALAM SETAHUN (MULTI-CURRENCY ACCOUNT)

Tiga dari perbankan Singapura di Indonesia yang menjadi member dari CLS Bank yaitu UOB , DBS , OCBC serta bank-bank Amerika dan Eropa yang menjadi member dari CLS Bank seperti BOA, Deutsche Bank, HSBC , Rabo, StandChart dan lainnya menawarkan “multi-currecncy account” atau rekening bank yang dapat dipergunakan untuk menyimpan mata uang Rupiah dan mata uang lainnya seperti USD, EUR, JPY, CHF, GBP, CAD, AUD, NZD dan SGD dan mempergunakan rekening yang sama untuk melakukan tukar menukar Rupiah terhadap mata uang tersebut di dalam rekening yang sama. Rekening dimaksud memberikan peluang bagi pemlik Rupiah untuk menukarkan ke USD, SGD dan lainnya pada saat posisi Rupiah melemah dan menukarkan kembali dari mata uang-mata uang tersebut kembali ke dalam mata uang Rupiah pada saat Rupiah menguat.

Investasi dimaksud dapat dikelola dengan mempergunakan batas nilai tukar mengambang terendah dan tertinggi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Departemen Keuangan atau yang disebut dengan medium term exchange rate target zone.

Pada saat Rupiah sedang menguat dan akan melemah di batas ambang terendah maka Rupiah ditukarkan kepada mata uang asing, misalnya pada posisi SGD/IDR di Rp . 9,250 sebagai batas ambang terendah maka penukaran Rp . 100,000,000 akan memperoleh sebesar SGD$ 10,810.81 di rekening yang sama dan jika SGD/IDR mencapai Rp . 9,950 maka SGD$ 10,810.81 ditukarkan kembali ke mata uang Rupiah akan memperoleh Rp . 107,567,568 atau keuntungan atas appresiasi Dollar Singapura sekitar Rp . 7,567,568 atau 7.57 %.

Jika pada saat SGD/IDR di Rp . 9,950 dan ditukarkan kepada Rupiah yang menjadi Rp . 107,567,568 sementara pada saat yang sama USD/IDR berada pada batas nilai tukar mengambang terendah dan USD akan menguat maka ke Rp . 107,567,568 tersebut ditukarkan kembali terhadap USD, misalnya posisi USD/IDR sekitar Rp . 12,950 akan diperoleh sebesar USD $ 8,306.38 dan selanjutnya Rupiah melemah dan mencapai USD/IDR 13,750 dan USD$ 8,306.38 ditukarkan kembali ke Rupiah menjadi Rp . 114,212,668 sehingga keuntungan mencapai Rp . 14,212,668 atau sekitar 14.21 %. Seluruh pelaksanaan transaksi ini dilakukan di rekening yang sama tampa memerlukan pemidahan pembukuan rekening. Kedua siklus diatas terjadi dalam setahun dan ketentuan batas ambang terendah dan tertinggi dari Bank Indonesia dan Departemen Keuangan bisa dipergunakan sebagai dasar melakukan transaksi. Keuntungan tersebut tentu tidak sebesar diatas karena bank akan memberikan kurs terendah pada saat menjual dan kurs tertinggi pada saat membeli pada hari transaksi dilakukan dan transaksi hanya terjadi 2x dalam setahun.

Coba dibahas dengan HSBC , UOB , OCBC, Deutsche Bank dan bank-bank besar lainnya karena seluruh bank-bank tersebut memiliki fasilitas ini sebagai wadah untuk melakukan investasi di dalam rekening sendiri dan dalam satu rekening sebagai opsi investasi. Jika Bank Indonesia dan Departemen Keuangan tidak bisa memberikan batas ambang terbawah dan terendah mungkin solusinya meminta analisa dari BNY Mellon.
EN English
EN English (UK)
EN English (IN)
DE Deutsch
FR Français
ES Español
IT Italiano
PL Polski
SV Svenska
TR Türkçe
RU Русский
PT Português
ID Bahasa Indonesia
MS Bahasa Melayu
TH ภาษาไทย
VI Tiếng Việt
JA 日本語
KO 한국어
ZH 简体中文
ZH 繁體中文
AR العربية
HE עברית
Home Stock Screener Forex Screener Crypto Screener Economic Calendar How It Works Chart Features House Rules Moderators Website & Broker Solutions Widgets Stock Charting Library Feature Request Blog & News FAQ Help & Wiki Twitter
Profile Profile Settings Account and Billing My Support Tickets Contact Support Ideas Published Followers Following Private Messages Chat Sign Out