Jee_D

BUMI - 50:50

Long
IDX:BUMI   BUMI RESOURCES TBK
BUMI membuat kejutan (atau tidak ya? karena dah mulai biasa melihat dia bangkit dări kuburan gocap) ketika naik ke 77. Meski, memang, sebetulnya, sudah beberapa kali selama 1 bulan, BUMI sudah menunjukkan belagat akan bergerak dari angka 50. Tapi, toh, tetap saja, kenaikannya ini masih membuat banyak orang skeptis, termasuk saya.

Dan kemarin, BUMI bergerak menguat lagi , menguji 87 sebelum terpental lagi dań ditutup dibawah level harga ini. Kalau merunut kebiasaan BUMI selama ini, harusnya hari ini, dia masih potensi lanjut naik, namun tidak banyak.

Pertanyaannya dekarang, apakeh ini saat yang tepat masuk atau membeli BUMI?

Untuk menjawab pertanyaan ini. Kita harus kembali ke kaidah aspek teknikal (kalau bicara fundamental untuk BUMI mah kaga ada artily, karena jelas udat kaga bisa. Yang membeli BUMI dengan mengatakan menggunakan analisa fundamental menurut saya ada aspek gamblingnya). Oke, Pertama kita lihat dulu tren dari BUMI saat ini. Kalau menilik dari pergerakan harganya, maka tren BUMI saat ini adalah .....

.
.
.
.
.
short-term bullish

BUMI bergerak di range 75-85. Jadi aspek Pertama untuk nembeli saham secara teknikal yaitu tren wajib bullish (meski bau bullishnya "agak") ya terpenuhi ala kadarnya untuk saham ini.

Kedua, tentu saja ada beberapa macam kriteria entri untuk membeli saham dan salah satunya yang paling popular adalah membeli ketika harganya turun. Jadi, rekan-rekan boleh membeli saham ini jika harga BUMI turun dan penurunannya tidak melebihi 75. Selama BUMI bisa bertengger diatas 75, maka saham ini masih cukup oke dipegang.


Ingat, BUMI termásuk saham yang volatilitasnya tinggi sehingga kenaikan dan pgnurunan harga sangat extrem. Batasan-batasan stop loss mesti agak lebar dan dijaga betul disiplin untuk menggunakannya.


Happy trading,

Jee

Disclaimer

The information and publications are not meant to be, and do not constitute, financial, investment, trading, or other types of advice or recommendations supplied or endorsed by TradingView. Read more in the Terms of Use.